Apakah sebelumnya kalian pernah mendengar bahan ferro dan non-ferro? Jika belum, mari ikut berkenalan dengan logam ferro dan non-ferro bersama kami!
Apa itu Logam ferro dan non-ferro?
Ferro dan non ferro tergolong dalam jenis logam. Logam ferro dan non ferro biasanya digunakan pada berbagai kegiatan industri mulai dari, manufaktor maupun konstruksi. Kedua jenis lgoam tersebut sangat cocok dan menjadi pilihan pertama untuk digunakan sebagai bahan pada bidang industri.
Agar lebih jelas, kita bahas satu-satu kedua logam tersebut. Pertama kita akan membahas logam ferro.
Mari sama-sama kita ulik tentang logam ferro!
- Logam Ferro
Logam yang mengandung besi (fe) dan kabron (C) sebagai unsur dasarnya. Besi termasuk logam penting dalam bidang teknik, tetapi besi murni terlalu lunak dan rapuh sebagai bahan kerja, bahan konstruksi, dsb.Logam ferro juga sering disebut besi karbon karena bahan dasarnya yang merupakan karbon. Meski bahan dasarnya besi dan karbon, logam ferro dapat dicampur dengan silisium (Si), mangan (Mn), phosphor (P) dan sulfur (S) yang kadarnya relatif rendah.
Lalu apakah tiap unsur campuran dapat berguna untuk sifat logam ferro?
Ya. Unsur-unsur campuran dalam logam ferro itu memiliki perannya masing-masing. Unsur-unsur campuran tersebut yang memengaruhi sifat besi pada umumnya. Akan tetapi, unsur karbon (C) sebagai unsur dasarnya yang memiliki pengaruh besar terhadap kekerasan dari logam ferro. Sedangkan campuran seperti, silisium (Si), mangan (Mn), phosphor (P) dan sulfur (S) menambah kepadatan dan tahan karat.
Logam Ferro dapat dibagi menjadi 2, yaitu:

Bagaimana? Apakah kalian sudah paham tentang logam
Setelah mengetahui tentang logam ferro, kita beralih ke pembahasan selanjutnya yaitu “Apa itu logam non ferro?”.
- Logam Non Ferro
Merupakan logam yang tidak mengandung besi (Fe) dan karbon (C) dalam susunan unsur-unsur dasarnya. Logam non Ferro memiliki sifat mekanik material tersendiri. Logam non ferro biasa digunakan sebagai campuran besi atau baja dengan tujuan memeprbaiki sifat-sifat baja.
Kemudian, logam non ferro dibagi ke dalam 5 golongan. Perhatikan gambar tabel berikut.

Lanjut, logam non ferro memiliki sifat-sifat tertentu, yaitu:
- Elstis (karet), cair (bahan pelumas dan juga dapat menghantarkan arus listrik (bahan isolasi))
- Peka terhadap api (bahan bakar, tidak dapat terbakar (Asbes) dan juga mudah pecah (keramik)
Non ferro juga digunakan untuk campuran besi atau baja dengan tujuan memperbaiki sifat-sifat baja.
Dari jenis non ferro berat yang sering digunakan untuk paduan baja antara lain, Nikel (Ni), Kromium (Cr), Molybdenum (Mo), Wolfram (W) dan sebagainya.
Keberagaman sifat dan karakteristik dari logam Non-Ferro ini memungkinkan pemakaian secara luas. Non-Ferro dapat digunakan secara murni ataupun dipadukan antara logam Non-Ferro bahkan dengan logam Ferro untuk mendapatkan suatu sifat yang baru yang berbeda dari sifat asalnya.
CV. Mandiri Sukses Logam-Perusahaan manufaktur di bidang pengecoran logam siap untuk membuat produk yang memerlukan proses pengecoran logam dalam pembuatannya. Kami mampu membuat, furniture, manhole cover, tiang lampu PJU, dll. Didukung dengan bahan bermutu tinggi, mesin yang modern dan tenaga ahli di bidangnya, kami siap menghasilkan produk berkualitas sesuai keinginan customer. Berminat? Silakan hubungi 0812-2168-7900.


